Rabu, 20 April 2016

tempat kuliner paling enak



KULINER PALING ENAK

saya pernah bersama sahabat sahabat saya serta pacar saya singgah di suatu tempat makan di daerah jogjakarta .
kala itu saya di jogja untuk mengisi liburan , banyak tersedia jenis sate di sana namun yang menarik perhatian saya yaitu Sate Klatak Jogja. Apabila sate-sate yang lain dimasak dengan menggunakan bumbu yang beragam, maka sate klatak jogja hanya diberi bumbu garam dan dipanggang menggunakan jeruji besi. Sate ini kelihatan akan sangat sederahana namun kenyataanya sate ini banyak diincar wisatawan. Yang sangat menarik perhatian saya adalah cara membakar nya bila sateumumnya menggunakan tusukan yag terbuat dari bambu atau pun kayu maka sate klatak ini menggunakan jeruji besi. Saya singgah di sebuah warung sate Mbah Ambyah .
Awalnya warung sate Mbah Ambyah merupakan satu-satunya yang menyediakan sate klatak Jogja di Pasar Jejeran. Warga Jejeran waktu itu banyak yang memelihara kambing sampai akhirnya Mbah Ambyah menemukan ide untuk membuat sate dari bahan dasar kambing. Maka beliau merintis usahanya pada tahun 1946 dibawah pohon mlinjo. Setelah beliau meninggal warung tersebut kemudian diteruskan oleh anaknya secara turun temurun.
Sekarang ini warung milik Mbah Ambyah telah berubah menjadi pasar Jejeran, sekarang usaha berjualan sate klatak jogja tetap dilanjutkan oleh generasi penerusnya.di pasar Jejeran.
Untuk menampung penggemar sate klatak yang semakin bertambah maka banyak warga Jejeran membuka usaha warung sate di pasar Jejeran dan di jalan sekitar pasar Jejeran.
Sejarah penamaan sate klatak sendiri menurut cerita berasal dari bunyi daging yang sedang dibakar, karena daging sebelum dibakar ditaburi garam maka waktu dibakar akan mengeluarkan bunyi yang unik. (kemretek). Ada juga cerita penamaan klatak berasal dari bunyi buah mlinjo yang jatuh disekitar warung Mbah Ambyah.
Sate Klatak Jogja  disajikan dengan irisan mentimun, tomat dan kol. Tusuk sate yang digunakan cukup unik karena menggunakan jeruji besi sehingga daging sate bisa matang sempurna sampai di dalam.
Asal dari sate klatak Jogja yaitu di Pasar Jejeran, Kecamattan Pleret Bantul. Akses untuk menuju ketempat ini sangat mudah. Dari terminal Giwangan menuju ke Selatan menyusuri jalan Imogiri Timur dan sampailah saya di perempatan pasar Jejeran. Penjual sate klatak di pasar Jejeran biasanya mulai pukul 18.30 hingga larut malam ,. Saya menikmati sate klatak dengan di temanin ronde panas dan duduk lesehan serta memaikan alunan musik dari gitar yang di bawa .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar