Minggu, 03 Juni 2018

WAP DAN WWW


Pengertian WAP dan WWW

Pengertian definisi WAP 
Apa itu WAP? WAP singkatan dari Wireless Application Protocol yaitu standar protocol komunikasi untuk aplikasi yang mememungkinkan akses informasi secara instan melalui perangkat nirkabel atau wireless seperti handphone, smartphone, dan PDA
Berdasarkan WAP forum (http://www.WAPForum.org), WAP telah menjadi standard internasional untuk komunikasi antara sebuah mobile handset dan jaringan internet atau aplikasi komputer.
WAP merupakan format baru di dalam teknologi internet. WAP dirancang khusus untuk dapat beradaptasi (interface) dengan aplikasi penjelajah internet sederhana yang terdapat dalam handphone saat ini. Format WAP ditulis dengan .wml sedangkan format web site biasanya ditulis dengan .html. Teknologi WAP bekerja dalam modus teks dengan kecepatan berkisar 9,6 kbps.
Wap sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Kita bisa koneksi internet melalui telpon genggam tanpa harus terganggu dengan kabel.
Mekanisme kerja WAP
(Wireless Application Protocol) hampir sama dengan mekanisme kerja Internet. WAP membutuhkan sebuah gateway untuk menjembatani ponsel dengan Internet dalam mengirim dan menerima data. Hal ini sama halnya dengan pengguna komputer yang membutuhkan ISP (Internet Service Provider) sebagai gateway dalam menjembatani komputer dengan Internet. Disamping itu, ponsel yang digunakan juga harus WAP Enabled, artinya ponsel sudah dilengkapi dengan teknologi WAP yang bisa digunakan untuk mengakses Internet. Ada tiga bagian utama dalam mengakses WAP, yaitu perangkat nirkabel yang mendukung WAP, WAP Gateway sebagai perantara, dan server sebagai sumber dokumen. Dokumen yang berada dalam server dapat berupa dokumen HTML ataupun WML. Dokumen WML khusus ditampilkan melalui browser dari perangkat WAP. Dokumen HTML yang seharusnya ditampilkan melalui webbrowser, sebelum dibaca melalui WAP browser akan diterjemahkan lebih dahulu oleh gateway agar dapat menyesuaikan dengan perangkat WAP

Pengertian WWW

World Wide Web (WWW) merupkan sebuah istilah yang diberikan untuk seluruh bagian internet yang dapat diakses pengguna melalui web browser (Internet Explorer, Google Chrome, Opera, Mozilla, dll). WWW terdiri dari milyaran situs web, dan setiap situs web pun memiliki cukup banyak halaman web. Halaman web tersebut tersebar di seluruh dunia dengan menggunakan komputer server yang juga terhubung dengan internet.
Salah satu keuntungan dari WWW adalah adanya hyperlink. Misalkan kita mengetikkan sebuah alamat web seperti www.nesabamedia.com, maka secara otomatis teks tersebut akan berubah memiliki font color biru, serta bergaris bawah dan dapat langsung diklik. Jika sebuah hyperlink diketikkan dalam sebuah halaman web, maka siapapun bisa mengakses alamat yang tertera pada hyperlink tersebut.
Agar sebuah website memiliki banyak pengunjung, umumnya para perancang situs web meletakkan banyak jejak hyperlink di situs-situs yang mereka miliki untuk membantu pengunjung web menemukan halaman atau situs lain yang terkait.

fungsi WWW secara garis besar adalah sebagai penyedia data dan informasi yang diperlukan oleh pengguna internet. WWW secara langsung menghubungkan pengguna internet ke berbagai macam web server sehingga pengguna bisa mengakses data, dokumen, dan berbagai macam informasi. Secara umum, terdapat empat layanan WWW, yaitu web mail servicesearch engineweb hosting, dan portal. Keempatnya akan dijelaskan pada poin-poin di bawah ini.
1. Web Mail Service. Dari mulai berkirim surat pribadi, surat untuk melamar pekerjaan, hingga untuk kepentingan bisnis, kini hampir semua orang membutuhkan layanan web mail service untuk bisa berkirim surat elektronik secara gratis. Pilihannya pun kini semakin banyak, Anda bisa membuat akun pribadi di beberapa situs web yang tersedia, seperti www.yahoo.com, www.gmail.com, dan sebagainya.
2. Search Engine. Dengan membludaknya jumlah website yang kini diperkirakan telah mencapai ratusan juta situs, maka ketika mencari tahu tentang suatu hal, orang akan sangat terbantu dengan keberadaan search engine, alias mesin pencari. Cukup ketikkan kata kunci terhadap hal yang ingin Anda cari, maka mesin pencarilah yang akan menampilkan ribuan website yang mengandung kata kunci tersebut, sehingga mempermudah pencarian Anda. Beberapa contoh mesin pencari yang populer adalah Google, Yahoo Search dan Bing.
3. Web Hosting. Web hosting bagaikan sebuah tempat yang disewakan di dunia maya sehingga pengguna internet dapat menempatkan website pribadi miliknya. Beberapa web hosting ada yang menawarkan fasilitasnya dengan gratis (semisal platform website atau platform blog milik Blogger.com atau WordPress.com), dengan ketentuan biasanya alamat domainnya lebih panjang, misalnya anda ingin membuat blog / website di kedua platform tersebut, maka alamat domain anda akan menjadi andika.blogspot.com atau andika.wordpress.com.
4. Portal. Salah satu contoh portal adalah www.yahoo.com. Di dalam sebuah portal, terdapat berbagai macam layanan sekaligus, misalnya untuk kasus yahoo, selain email (Yahoo Mail), terdapat pula layanan berita (Yahoo News), chatting (Yahoo Messenger), tanya jawab (Yahoo Answer) dan lain sebagainya.


#RIDH_COTBUST

INTERNET PROTOKOL

Pengertian Internet Protokol
Pengertian internet protocol menurut Wikipedia adalah protocol lapisan jaringan atau lapisan internertwork yang digunakan oleh TCP/IP untuk melakukan pengalamatan atau routing atau paket data antar host jaringan komputer berbasis TCP/IP.
IP ( Internet Protocol address )  adalah deretan angka biner antara 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet, singkatnya IP adalah salah satu protokol atau metoda atau mekanisme dalam memberikan alamat terhadap sebuah end device. IP dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). Lalu apakah yang dimaksud dengan end device?
    End device adalah semua perangkat yang memulai (initiate/asal muasal) sebuah komunikasi data dan juga perangkat tempat komunikasi tersebut nantinya akan berakhir (terminate). cara kerja end device itu sendiri sama halnya seperti kinerja pada sebuah " hubungan " antara komputer dengan sebuah printer, dimana komputer tersebut berperan sebagai infroman ( pembangun informasi ) dan printer sebagai penerima dari informasi tersebut.

Jenis / versi IP yang kita ketahui umumnya ada 2 yaitu IPv4 dan IPv6. Lalu apakah ada IPv1, IPv2, IPv3, dan IPv5 ?  Sebetulnya ada namun IP dengan versi tersebut berada dalam pemakaian dan pengawasan khusus untuk para ilmuwan IETF. Nah oleh karena itu IPv4-lah yang akhirnya disepakati untuk dipakai mulai dokumen resminya dipublikasikan Januari 1980 lalu diperbarui pada September 1981 dan akhirnya sampai sekarang menjadi metode pengalamatan yang paling banyak digunakan. Namun dikarenakan IPv4 mulai banyak digunakan hingga akhirnya alamat yang tersisa pun semakin menipis, Disitulah dikembangkan IPv6 dengan panjang 128-bit, IPv4 panjangnya hanya 32-bit yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.

Untuk mengetahui letak perbedaan dari kedua IP versi tersebut simak pengertian dibawah ini baik-baik :
IPv4   IPv4 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host, bila host yang ada di seluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6. Contoh alamat IP versi 4 adalah 192.168.0.3.
Sedangkan, IPv6 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol Internet versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IPv6 adalah 21da:00d3:0000:2f3b:02aa:00ff:fe28:9c5a. Contoh dari alamat IPv6 tersebut tepatnya seperti sebuah angka yang selalu kita lihat pada label harga suatu produk-produk ( Barcode ) adalah bentuk dari bilangan biner ( sebuah pengkodean / kata dalam bahasa nomor secara matematik dan hanya terdiri dari 2 angka yaitu " 1 " dan  " 0 " ).

sumber : 
 https://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Internet
#ridhcotbust

ENKRIPSI


ENKRIPSI

1.      Pengertian enkripsi
Enkripsi adalah sebuah metode mengubah bentuk atau wujud dari sebuah data, menjadi wujud yang tidak mudah untuk dipahami begitu saja tanpa menggunakan sebuah pola atau kunci tertentu.
Fungsinya adalah untuk mengubah data yang akan dikirimkan menggunakan algoritma tertentu sehingga data menjadi tidak mudah terbaca. Setelah itu, data akan diteruskan ke tujuan dan nantinya mempunyai kunci untuk menerjemahkan data yang telah di enkripsi.
Enkripsi dibuat dalam bentuk data yang rumit dengan alasan jika diperjalanan (proses kirim) data tersebut dicuri oleh pihak lain, maka ia tidak akan bisa membukanya karena tidak tahu mengenai kunci algoritma yang sudah di buat.

Istilah enkripsi berasal dari kata dalam bahasa Yunani yaitu kriptos yang berarti tersembunyi atau rahasia. Zaman dahulu, ketika mayoritas orang belum bisa membaca, perpindahan informasi masih tergolong aman. Namun saat ini, ketika mayoritas orang sudah bisa membaca, teknik enkripsi mulai dikembangkan guna menjaga kerahasiaan suatu data atau informasi.

1.1            Sejarah Singkat Enkripsi
Kata enkripsi berasal dari bahasa Yunani kryptos yang berarti tersembunyi atau rahasia. Dulu ketika masih banyak orang yang belum bisa membaca, menuliskan pesan rahasia dengan cara biasa sudah terbilang cukup pada masa itu. Namun tentu hal tersebut tentu sangat tidak efektif, hingga kemudian mulailah dikembangkan skema enkripsi untuk mengubah pesan menjadi bentuk yang tidak dapat dibaca guna menjaga kerahasiaan dari pesan tersebut ketika akan diantar ke sebuah tempat yang lain. Pada tahun 700 sebelum masehi orang-orang Sparta menulis pesan yang sesitif pada kulit yang dililit pada sebuah tongkat yang disebut scytale. Ketika tulisan tersebut dilepas akan menghasilkan karakter yang acak sehingga tidak mampu dibaca. Namun bila digunakan tongkat dengan diameter yang sama, maka kumpulan karakter acak itu dapat diuraikan kembali (decrypt) sehingga mampu dibaca oleh penerima. Diwaktu yang lain, orang Romawi menggunakan apa yang disebut Sandi Chaesar. Enkripsi jenis ini terbilang sederhana dimana masing-masing huruf pada teks digantikan oleh huruf lain yang memiliki selisih tertentu dalam alfabet. Jika misalnya angka yang ditentukan adalah tiga, maka pesan “nesabamedia” akan menjadi “qhvdedphgld”. Sekilas mungkin ini terlihat sulit untuk di uraikan kembali, namun bila anda memperhatikan kata yang sering digunakan seperti penggunaan huruf D=A, akan mempermudah proses enkripsi. Dan hingga pada pertengahan tahun 1970-an, enkripisi melakukan sebuah lompatan yang besar, dimana B. Whitfield Diffie dan Martin Hellman memecahkan salah satu masalah mendasar dari kriptografi, yaitu bagaimana cara mendistribusikan kunci enkripsi dengan aman untuk digunakan kepada mereka yang membutuhkannya. Hal tersebut kemudian dikembangkan bersama dengan RSA dan mencitpakan sebuah implementasi public-key menggunakan algoritma asimetris, yang mana kemudian menjadi era baru untuk enkripsi hingga saat ini.
1.2       Manfaat Enkripsi
Seperti yang telah diketahui bersama bahwa enkripsi telah diterapkan sejak dulu pada pemerintahan maupun militer untuk menjaga informasi yang bersifat rahasia. Saat ini enkripsi digunakan untuk menjaga berbagai informasi pada sebuah sistem, seperti menjaga informasi bank anda pada saat melakukan transaksi belanja online.
Enkripsi juga dapat digunakan melindungi data yang tersimpan pada perangkat penyimpanan anda seperti harddisk, CD atau flashdisk. Hal tersebut penting agar bila sewaktu-waktu laptop atau flashdisk anda dicuri, maka si pencuri tidak akan mampu mengakses data yang ada didalamnya.
Namun meski demikian, enkripsi juga dapat dimanfaatkan oleh orang-orang jahat untuk melakukan tindakan kriminal seperti yang terjadi baru-baru ini yaitu kasus Ransomeware yang menghebohkan dunia. Dimana data dari pengguna di enkripsi menggunakan algoritma dari si penjahat dan pengguna harus menebus dengan uang agar mendapatkan kunci untuk mendekripsi data yang dimilikinya.
1.3       Cara Kerja Enkripsi
Keamanan informasi pada internet disiapkan dengan berbagai macam jenis metode, anda mungkin tidak menyadarinya bahwa data yang anda kirim tersebut telah dienkripsi terlebih dahulu. Data yang dikirim dalam bentuk mentah (tidak terenkripsi) disebut plaintext. Data tersebut kemudian dienkripsi menggunakan algoritma enkripsi dan kunci enkripsi.
Proses tersebut menghasilkan sebuah bentuk data yang baru yang disebut chipertext. Chipertext ini hanya mampu dibaca apabila diuraikan terlebih dahulu dengan menggunakan sebuah kunci yang cocok dengannya, proses pengubahan bentuk dari chipertext menjadi plaintext ini disebut dekripsi.
1.4       Jenis-jenis Enkripsi
Enkripsi dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu :
1.4.1     Public Key – Kunci Asimetris
Kriptografi asimetris atau juga dikenal sebagai kriptografi kunci publik, menggunakan dua kunci yang berbeda: satu publik dan satu privat yang saling terkait secara matematis. Kunci publik bisa dibagi dengan semua orang, sedangkan kunci privat harus dirahasiakan. RSA merupakan algoritma asimetris yang paling banyak digunakan.


1.4.2.       Private Key – Kunci Simetris
Kunci simetris menggunakan kunci yang sama untuk melakukan enkripsi dan dekripsi pada data. Pada saat akan melakukan dekripsi, pengirim harus terlebih dahulu membagikan private keynya agar mampu didekripsi oleh penerima. Kunci simetris yang paling banyak digunakan adalah adalah AES, yang diciptakan untuk melindungi informasi rahasia pemerintah.

Sumber : https://www.nesabamedia.com/pengertian-enkripsi/

                                                                  #Ridh_cotbust


SECURITY COMPUTER


SECURITY COMPUTER
 1.    Pengertian security computer

Keamanan komputer atau dalam Bahasa Inggris computer security adalah keamanan informasi yang diterapkan / diaplikasikan kepada komputer dan jaringannya. Computer security atau keamanan komputer memiliki tujuan untuk membantu user agar dapat mencegah penipuan atau mendeteksi adanya usaha penipuan di sebuah sistem yang berbasis informasi.
pengertian umum dari Keamanan komputer yaitu cabang ilmu teknologi atau yang lebih dikenal dengan nama keamanan informasi yang diterapkan pada komputer. Sasaran utama dari keamanan komputer antara lain adalah sebagai perlindungan informasi terhadap pencurian atau pengambilan yang tidak diizinkan oleh sistem, atau pemeliharaan ketersediaan, seperti dijabarkan dalam kebijakan keamanan.

1.1  Definisi Keamanan Komputer menurut para ahli
·         Menurut John D. Howard dalam bukunya “An Analysis of security incidents on the internet” menyatakan bahwa : “pengertian dari Keamanan komputer adalah suatu tindakan pencegahan perangkat dari serangan pengguna komputer atau pengakses jaringan yang tidak bertanggung jawab”.
·         Menurut Gollmann pada tahun 1999 menyatakan bahwa : “pengertian dari Keamanan komputer yaitu berhubungan dengan pencegahan diri/ proteksi dan deteksi terhadap tindakan pengganggu yang tidak dikenali dalam sistem komputer”.
1.2  Jenis Jenis keamanan Komputer
Berikut ini adalah jenis jenis keamanan komputer bedasarkan sistemnya.
Ø  Network Topology
Pada sebuah jaringan komputer terdapat beberapa jaringan yang bisa dibagi beberapa kelompok jaringan eksternal (Internet atau pihak luar) kelompok jaringan internal dan kelompok jaringan eksternal diantaranya disebut DeMilitarized Zone (DMZ).

Ø  IDS / IPS
Intrusion detection system (IDS) dan Intrusion Prevention system (IPS) merupakan sebuah sistem yang digunakan untuk mendeteksi dan melindungi sebuah sistem keamanan dari serangan pihak luar atau dalam.
Pada IDS yang berbasiskan jaringan komputer , IDS akan menerima salinan paket yang ditujukan pada sebuah host dan kemudian IDS tersebut memeriksa paket-paket tersebut. Jika ditemukan adanya paket yang berbahaya dan mengancam, maka IDS akan memberikan peringatan pada pengelola/administrator dari sistem tersebut.
Karena paket yang diperiksa adalah salinan dari paket paket yang asli, maka jika ditemukan paket yang berbahaya dan mengancam maka paket tersebut akan tetap mancapai host yang ditujunya. Sebuah IPS bersifat lebih aktif daripada IDS. IPS Bekerja sama dengan firewall, sebuah IPS dapat memberikan keputusan apakah sebuah paket dapat diterima atau tidak oleh sistem.
Kemudian apabila IPS menemukan paket yang dikirimkan adalah paket berbahaya, maka IPS akan memberitahu firewall pada sistem untuk dapat menolak paket data itu. Dalam membuat keputusan apakah sebuah paket data berbahaya atau tidak, IDS dan IPS dapat memnggunakan metode “Signature based Intrusion Detection System” dan ” Anomaly based Intrusion Detection” 

Ø  Security Information Management
Salah satu alat bantu yang sering digunakan oleh pengelola ataupun administrator keamanan jaringan komputer adalah Security Information Management (SIM). Keamanan informasi manajemen ini berfungsi untuk menyediakan seluruh informasi yang terkait dengan pengamanan jaringan komputer secara central dan terpusat. 

seiring perkembangannya SIM tidak hanya berfungsi untuk mengumpulkan data dari semua perangkat keamanan di jaringan komputer tapi juga memiliki kemampuan untuk mengolah dan menganalisis data melalui teknik korelasi dan query data sehingga mampu memberikan  peringatan dan laporan yang lebih lengkap dari masing-masing serangan yang mengganggu keamanan komputer.

Dengan menggunakan SIM ini, pengelola atau administrator jaringan komputer dapat mengetahui secara efektif jika terjadi serangan atau gangguan yang terjadi sehingga dapat melakukan penanganan yang lebih cepat dan terarah, sehingga organisasi keamanan jaringan komputer tersebut lebih terjamin dan terjaga.

Ø  Packet Fingerprinting

Jenis keamanan pada sistem ini yaitu dengan melakukan packet fingerprinting, dimana pada keamanan ini kita dapat mengetahui peralatan apa saja yang ada dalam sebuah jaringan komputer. Hal ini sangat berguna terutama dalam sebuah organisasi besar di mana terdapat berbagai jenis peralatan jaringan komputer serta sistem operasi yang digunakan sehingga lebih mudah dalam mengontrol penggunaan jaringan dari sebuah sistem untuk benyak komputer yang terhubung


Ø  Port Scanning
pada Jenis keamanan komputer dengan metode Port Scanning pada umumnya sering digunakan oleh penyerang untuk mengetahui port apa saja yang terbuka dalam sebuah sistem jaringan komputer. Cara kerjanya dapat digambarkan dengan mengirimkan paket inisiasi koneksi ke setiap port yang sudah ditentukan sebelumnya. maka dari itu jika port scanner menerima jawaban dari port lain, maka ada aplikasi yang akan bekerja ketika menerima koneksi pada port tersebut.

Sumber : https://www.mbahpc.net/2016/10/pengertian-keamanan-komputer-dan-jenis-jenis-keamanan-komputer-bedasarkan-sistemnya.html


                                                                                                                                #Ridh_cotbust