Selain dengan kejadian tersebut masih banyak lagi kejadian yang hamper
serupa di berbagai belahan dunia, disini ditemukan suatu fakta bahwa
perekretutan calon pelaku terorisme rata-rata di ambil dari kalangan
Universitas. Banyak kejadian pelaporan orang hilang dikalangan Universitas
setelah di selidiki bahwa orang hilang tersebut sebenarnya tidak hilang namun
ikut dalam suatu organisasi yang menyimpang ke arah terorisme.
Waspada. Lagi-lagi
Indonesia yang tercenangkan dengan berita BOM dan terorisme. Akhir-akhir ini
kasus terorisme di Indonesia meningkat pesat. Salah satu objek sasaran pelaku
BOM bunuh diri biasanya diambil dari kalangan-kalangan mahasiswa. Oleh karena
itu kita harus bisa berhati-hati memilah dan mimilih pergaulan yang baik bukan
sekedar baik tapi juga memakai logika.
Menurut saya mudah saja mereduksi terorisme di kalangan mahasiswa. Kita
sebagai mahasiswa yang berattitude sudah slayaknya tau apa yang pantas kita
lakukan dan apa yang tidak pantas kita lakukan. Kita sebagai manusia yang
mempunyai Tuhan juga seharusnya tau mana yang baik untuk dilakukan ataupun
sebaliknya.
Banyak kasus BOM bunuh diri kini mengatas namakan agama dan keyakinan.
Membela agama lantas melakukan hal yang paling mulia. Menurut saya hanya
mahasiswa bodoh yang mempunyai fikiran seperti itu. Tidak ada satu agama pun
yang mengajarkan sesuatu hal yang tidak baik kepada umatnya. Seharusnya kita
sebagai mahasiswa yang bijaksana harus tau dan paham betul akan hal itu. Jika
difikir lebih dalam, mengorbankan diri untuk membela agama, apakah boleh?
Sedangkan bunuh diri saja hal yang paling dibenci oleh Tuhan. Ditambah melukai
orang lain bahkan hingga merugikan dan menewaskan orang lain. Darisitu
sebenarnya kita sudah harus paham.
Hal yang harus kita lakukan sebagai mahasiswa ialah lebih mendekatkan
diri kepada Tuhan Yang Maha Esa meminta agar tidak terjerumus pada sesuatu hal
yang salah. Bergaul dengan orang-orang baik dan bijaksana. Serta berfikir
secara logis dan kritis. Menurut saya itu sudah lebih dari cukup untuk
mereduksi terorisme di kalangan mahasiswa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar